*Thailand Masters 2026: Tiga Wakil Pasti ke Final, Indonesia Bisa Juara Umum

KodeMimpi.com - 31/JAN/2026

image.png

KODEMIMPI.com - Indonesia mengunci tiga slot di final Thailand Masters 2026. Kans meraih juara umum terbuka lebar di turnamen BWF World Tour level Super 300 tersebut. Kepastian tiga slot di final Thailand Masters 2026 muncul setelah enam wakil harus saling mengalahkan di semifinal, Sabtu (31/1/2026). Mereka antara lain Alwi Farhan vs Mohammad Zaki Ubaidillah (tunggal putra). Kemudian, ada pula Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Rian Ardianto/Rahmat Hidayat (ganda putra) dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran). Tak berhenti di situ, perang sesama wakil Merah Putih juga bisa tercipta di final Thailand Masters 2026 sektor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran bila empat wakil lain sukses menggasak lawan masing-masing di semifinal. Di ganda putra, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin bakal menghadapi Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi asal China, sementara Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berjumpa wakil Jepang, Akira Koga/Natsu Saito. Sementara itu, dua pasangan ganda putri wajib menjungkalkan lawannya masing-masing kalau mau menciptakan all Indonesian final di Thailand Masters 2026. Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan berjumpa Kaho Osawa/Mau Tanabe asal Jepang, lalu Febriana Dipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari bertemu Bao Li Jing/Li Yi Jing (China). Di sisi lain, ganda putra Rian Ardianto/Rahmat Hidayat tengah menikmati pencapaian terbaik selama berpasangan. Inilah kali pertama mereka menjejak semifinal BWF World Tour level Super 300. Di perempat final, Rian/Rahmat menyudahi perlawanan ganda Taiwan, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen dua game langsung dengan skor 21-12, 21-18, di Nimibutr Arena, Bangkok, Jumat (30/1/2026). "Game pertama kami mencoba terus menyerang karena di posisi menang angin, jadi lebih enak buat menekan lawan," kata Rian Ardianto dalam keterangan tertulis yang dirilis PBSI. "Bersyukur bisa ke semifinal di level super 300. Dari awal berpasangan baru kali ini kami masuk semifinal." "Semoga bisa terus meningkatkan kepercayaan diri dan performa. Perjalanan masih panjang semoga bisa lebih fokus dan percaya diri lagi," jelasnya. Menambahkan Rian, Rahmat Hidayat mengaku sempat kehilangan ritme permainan di akhir game kedua. Mereka banyak memberikan poin untuk lawan gara-gara membuat kesalahan sendiri. *Alhamdulillah hari ini diberikan kelancaran dan dijauhkan dari cedera. Pertandingan berjalan lancar seusai rencana kami, walaupun di akhir game kedua kami sempat kehilangan ritme," ujar Rahmat. "Kami terbawa pola permainan lawan yang maunya mengadu pukulan terus, sedangkan kami di game kedua kalah angin. Akhirnya kehilangan banyak hilang poin," tandasnya.